KECENDERUNGAN PERILAKU NARSISTIK DENGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Shania Liang

Abstract


Media sosial merupakan sekelompok aplikasi berbasis internet yang digunakan untuk berbagai tujuan seperti berkomunikasi dan berbagi informasi. Individu memiliki kebebasan dalam menggunakan media sosial sehingga menyebabkan pengguna tidak mengungkapkan diri sepenuhnya karena individu dapat membangun image yang diinginkan. Berdasarkan kebebasan penggunaan tersebut, media sosial dianggap dapat digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku narsistik. Kecenderungan perilaku narsistik merupakan rasa cinta yang berlebih terhadap dirinya sendiri sehingga ingin dipuja, memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan tidak memiliki empati terhadap orang di sekitarnya. Individu dengan kecenderungan perilaku narsistik seringkali menggunakan media sosial sebagai tempat untuk mencari pengakuan terhadap dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Perguruan Tinggi di Surabaya yang menggunakan media sosial instagram. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah NPI-16 untuk mengukur kecenderungan perilaku narsistik dan unstructured questionnaire (pertanyaan lama waktu) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan positif antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada mahasiswa di Perguruan Tinggi di Surabaya.

 

 


Save to Mendeley


Full Text:

PDF

References


Ames, D.R., Rose, P., & Anderson, C.P. (2006). The NPI-16 as a Short Measure of Narcissism. Journal of Research in Personality, 40, 440-450.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia [APJII]. (2018). Laporan Survey : Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet Indonesia. Jakarta : Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas. Edisi 4.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Atzori, Luigi., Morabito, Giacomo., & Iera, Antonio. (2016). Understanding the Internet of Things : Definition, Potentials, and Societal Role of a Fast Evolving Paradigm. Ad Hoc Networks, 56, 122-140.

Barker, C.(2009).Cultural studies. Bantul : Kreasi Wacana.

Caers, R., De Feyter, T., De Couck, M., Stough, T., Vigna, C., Du Bois, C. (2013). Facebook : A Literature Review. New Media and Society. 15, 982-1002.

Canady. (2019). APA Poll : Social Media Has Negative Impact on Mental Health. Mental Health Weakly.

Gnambs, T., & Appel, M. (2017). Narcissism and Social Networking Behavior : A-Meta Analysis. Journal of Personality.

Goodman, C.L., & Leff, B.(2012). The everything guide to narcississtic personality disorder.

Massachussets : Adams Media.

Haferkamp, N., Eimler, S.C., Papadakis, A.M., & Kruck, J.V.(2012). Men are from mars, women are from venus? Examining gender differences in self-presentation on social networking sites. Cyberpsychol Behav Soc Netw, 15(2).

Hussain, Z. (2017). An Explanatory Study of Facebook Intensity and Its Links to Narcissism, Stress and Self Esteem. Journal of Addictive Behaviors, Theraphy and Rehabilitation, 6, 1.

Kaplan, A., & Haenlein, M. (2010). Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media. Bussiness Horizons. 53, 59-68.

La Barbera, D., La Paglia, F., & Valsavoia, R. (2009). Social Network and Addiction. Studies in Health Technology and Informatics. 7, 33-36.

Manning, J. (2014). Social Media, Definition and Classes of. In K. Harvey edition. Encyclopedia of Social Media and Politics (pp. 1158-1162). Thousand Oaks, California : Sage.

McQuail, D. (2010). Mass Communication Theory 6th ed. LA : Sage Publication Ltd.

Millon, Theodore. (2011). Disorders of Personality : Introducing a DSM/ICD Spectrum from

Normal to Abnormal 3rd edition. New Jersey : John Wiley & Sons, Inc.

Najib, M.A., Sugiarto, A., & Erawati, E.(2018). Swafoto narsistik dan harga diri remaja.

Insan Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 2(2).

Paramboukis, O., Skues, J., & Wise, L. (2016). An Explanatory Study of The Relationships between Narcissism, Self-Esteem and Instagram Use. Social Networking. 5, 82-92.

Putri, W. S. C., Nurwati, R. N., & Santoso, M. B.(2016). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Remaja. Jurnal Prosiding KS : Riset & PKM, 3, 1.

Raskin, R., Terry, H.(1988). A Principal Components Analysis of The Narcissistic Personality Inventory and Further Evidence of its Construct Validity. Journal of Personality and Social Psychology, 54, 890-902.

Sembiring, K.D.R.(2017). Hubungan antara kesepian dan kecenderungan narsistik pada pengguna jejaring sosial media instagram. Jurnal Psikologi, 16(2), 147-154.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Taylor, D.G. (2020). Putting The “Self” in Selfies : How Narcissism, Envy and Self-Promotion Motivate Sharing of Traavel Photos Through Social Media. Journal of Travel and Tourism Marketing, 37, 64-77.

The Graphic, Visualization & Usability Center, the Georgia Institute of Technology (2008).

Georgia. Diakses pada tanggal 05 April 2020 melalui http://www.cc.gatech.edu//gvu/user_surveys

Trottier, D. & Fuch, C. (2014). Social Media, Politics and The State : Protests, Revolutions, Riots, Crime and Policing in The Age of Facebook, Twitter and Youtube. New York : Routledge. 3 – 38.

Williams, David Lindsey., & Crittenden, Victoria. (2012). The Use of Social Media : An Explanatory Study of Usage Among Digital Natives. Journal of Public Affairs. John Wiley & Sons




DOI: https://doi.org/10.33508/exp.v9i1.2881